Euro Makin Terdesak Setelah Kemungkinan Stimulus Q3 Fed Mengecil

Pergerakan euro pada perdagangan hari ini belum juga menunjukkan tanda-tanda akan terjadi rebound terhadap dolar AS (12/07). Mata uang kawasan euro ini masih betah berada di kisaran terendah dalam dua tahun belakangan terhadap rival utamanya tersebut. Catatan rapat Fed di bulan Juni lalu menunjukkan bahwa petinggi-petinggi Fed tidak terlalu bersemangat untuk mengucurkan program stimulus tahap ketiga.

Para pedagang kembali memburu dolar yang dinilai sebagai aset safe haven. Dengan tidak diluncurkannya stimulus tahap ketiga di AS, posisi dolar sebagai safe haven lebih aman dibandingkan dengan euro. Terutama saat ini euro makin terdesak setelah pertemuan para menteri keuangan Uni Eropa gagal berikan keputusan pasti mengenai penanganan krisis.

Pada perdagangan pagi ini euro berada di level 1.2236 dolar. Posisi mata uang tunggal di Eropa tersebut tampak mengalami penurunan tipis dibandingkan penutupan perdagangan dini hari tadi yang berada di level 1.2240 dolar. Pada perdagangan kemarin euro mencapai posisi terendah sejak Juli 2010 di level 1.2213 dolar.

Diperkirakan bahwa pergerakan euro pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami penurunan lanjutan. Euro diprediksi akan mengalami pergerakan pada kisaran 1.2175 – 1.2260 dolar.

 

INFO DETAIL KLIK HERE TRAINING & RECOMMENDATION FOR PROFIT ONLINE TRADING
KLIK HERE HAPPY  TRADING WITH SIMPLE & PROFIT METHOD
CALL ME : 081218900990

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: